Blog Forum Pemuda/I GKPI Mandala Medan

April 1, 2008

Forex Affiliate

Filed under: Bisnis & Pekerjaan

Forex Affiliate is a world leading and highly paying Forex affiliate program. The Forex (currency exchange trading) industry is the biggest market on earth today, with a daily turnover of 3 trillion dollars! Anyone today can trade Forex online. The participants in this market include central banks, organizations, commercial banks, institutional traders, and private individuals throughout the globe. This is a highly exciting market, though risky! Affiliating in the Forex market offers you a great earning potential, with online access to your traffic performance and your commission. The affiliates are provided with online support, marketing creatives and professional tools – free of charge.

The Forex Affiliate earning programs
Forex Affiliate offers a win-win earning program – combination of CPA and Revenue-Sharing, tailor made to suit you best! As our business partner, your commission is based on the revenue generated by your referrals, plus a flat fee for introducing referrals. In addition, you may well enhance your earning by running the 2nd-tier program (introducing Forex Affiliates under you). Also the 2nd-tier program offers combined CPA and Comm-Share (flat fee, plus percentage of commission earned by your referred affiliates).

————————————————–

Forex Affiliate adalah salah satu yang memimpin dan sangat membayar Cabang Program Forex didunia. Forex (perdagangan penukaran mata uang) industri adalah pasar yang paling besar pada saat ini, dengan omset sehari-hari sebanyak 3 trilyun dolar! Siapa saja hari ini bisa bertukar Forex online. Peserta di pasar ini memasukkan bank sentral, organisasi, bank perniagaan, pedagang kelembagaan, dan individu pribadi di seluruh bola bumi. Ini adalah pasar yang sangat menggairahkan, meskipun riskan! Bergabung di tawaran pasar Forex anda potensi mendapat yang luar biasa, dengan akses online sampai kinerja lalu-lintas anda dan komisi anda.

Saudara/I dapat memasarkan Forex Affiliate dan membuat serta mendaftarkan account secara gratis disini Forex Affiliate

Kita akan dibayar oleh Forex Affiliate apabila kita ikut dalam program affliate mereka dan ini gratis, bergabunglah bersama mereka dan anda akan mendapatkan komisi dari mereka, ini terbuka untuk umum. Ayo buruan gabung dan ciptakan dollar di dompet kamu. Daftar sekarang dan buat account mu Forex Affiliate

Stop Global Warming From Small Things

Filed under: Rubrik Umum

Stop Global Warming From Small Things.

Did you know that…….

1. Ngga menancapkan colokan listrik walopun ketika alat elektronik itu dimatikan = menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda bayarkan tiap bulannya…. Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang merembet ke pemanasan global.

2. Kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA ( tempat pembuangan akhir ). Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat2 yang tidak semestinya. Dan 10kg kertas koran yang siap di jual loakan… itu membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10taon untuk jadi besar. Bayangkan yang terjadi dengan ilegal logging… how many trees has been cutdown for you ? Imagine how they make the world hotter ?

3. Ketika kamu membeli 1 liter air mineral di supermarket = beli 5 liter air. Tanya kenapa ?
Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru dicetak, membutuhkan 5 liter air… cck cck cck…Kode botol apa yang aman digunakan sebagai botol air? Lihat tanda dibawah botol, cari nomor 2,3 atau 4…. selain nomor2 itu… they’re not safe, karena sama aja kamu makan plastik…!!!!

4. Tisue yang uda di pakai itu ngga bisa di recycle… begitu juga karton2 yang bekas kena minyak, makanan, kue, minuman… They’re only a waste… yang mau ngga mau tanahlah yang harus merecycle.
Perkiraan orang memakai tisue 6 biji sehari. 2.200 biji setaun. Berarti kira2 44 MILIAR biji seluruh Indonesia setaun… Kalau kita menghemat 1 lembar ajah tiap hari… berarti kita mengurangi sampah kertas sebanyak 7 MILIIAR biji setaon… HEBAT KAN ?

5. Be Green on ATM ? Kalo di BCA kan ada yang ambil duit ngga pake receipt… atau be smart dong… Transfer lewat Internet banking ato mobile banking….8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas receipt tiap taun adalah salah satu sumber sampah terbesar di dunia. Kalau elama setaon orang transaksi ngga pake kertas receipt, itu akan menghemat satu roll besar kertas yang bisa buat melingkari garis equator sampe 15 kali… ccck ccck

6. Minimal punya 2 macam tempat sampah di rumah, membantu mengurangi polusi air, udara dan tanah.
Pisahkan sampah basah ( sisa makanan dan masakan, daun, minuman ) dan sampah kering ( botol, plastik, kertas, kaca ).

Lebih baik lagi untuk memisahkan sampah menurut 4 kelas :
o Plastik ( pembungkus makanan, kantong kresek, kantong belanjaan ).
o Rumah tangga ( tulang ayam, sisa capcay, makanan basi ).
o Kertas ( pembungkus gorengan, popok bayi, tisue yang sudah dipakai ).
o Buku bekas catatan, kertas2 tagihan, koran, kertas iklan… disendirikan untuk dijual.
o Logam ( kaleng susu, kaleng makanan ) dan kaca.

Hanya butuh waktu 2 bulan untuk menjadikan sampah rumah tangga menjadi kompos yang bisa dipakai lagi untuk pupuk tanaman…….

7. Polar Bear / Beruang kutub ngga bisa berenang… tapi karena global warming di Kutub Utara, mereka harus berenang 30km untuk mencari es tempat berteduh.
Watch DISCOVERY CHANNEL : PLANET EARTH… pasti nangis deh ngeliat perjuangan seekor beruang kutub yang akhirnya mati karena kelelahan mencari daratan.

Is that the world you will leave for your children…?

Yang penting be smart for the sake of ourselves…!

Save the world, save our life, save our children…!

Informasi ini dikutip dari teman berdasarkan forward e-mail yang dikirim ke kami.
Direvisi ulang oleh : Andre [ Administrator 1 Pemuda/I GKPI Mandala Medan ]

Jakarta banjir 3-4 Meter 4 Juni 2008 kata seorang ahli Belanda

Filed under: Rubrik Umum

JAKARTA, Investor Daily

Seorang ahli tata air dari Belanda Aart R Van Nes memperkirakan Jakarta akan mengalami banjir air pasang laut hingga ketinggian 3 m pada 4 Juni 2008. Prediksi tersebut berdasarkan analisis yang mengacu pada keberadaan matahari dan bulan. ‘Air pasang bakal terjadi di Jakarta bagian utara hingga ketinggian 3 m pada Juni 2008,’ kata Nes, usai menemui Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Prijanto, di Balai Kota Jakata, Kamis (6/12).
 
Menurut konsultan dari Belanda tersebut, meningkatnya ketinggian air tersebut merupakan sirklus 18,5 tahunan. Ketika itu, antara matahari dan bulan berada dalam satu garis lurus. Karenanya, Nes menyarankan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan sistem informasi terhadap masyarakat. Apabila informasi terkoordinasi dan cepat diterima masyarakat, diharapkan dampak buruk banjir dapat diminimalisasi, kata Nes bersama Jakarta Flood Team (JFT).
 
Soal itu, Wagub Prijanto mengatakan, informasi yang dikemukakan Nes tidak ada sesutu yang baru bagi Kota Jakarta. Terutama, rekomendasi yang diajukan agar warga Jakarta waspada thadap bahaya banjir. Untuk mengantisipasi banjir pasang air laut, kata Prijanto, Pmprov DKI telah menyediakan anggaran sebesar Rp 15 miliar. Dana tersebut dipakai untuk membuat tanggul pengaman. ‘Kami juga siapkan perahu karet dan pelaksanaanya sudah tidak sentralisasi lagi, kilahnya.
 
Tak Butuh Lahan :
Menurut Aart R Van Nes, untuk mengatasi banjir di kota Jakarta tidak dibutuhkan pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur penanggulangan banjir. Hal tersebut terbukti, apabila saluran drainase di kota Jakarta berfungsi minimal 50% saja. Karena itu, sedimen yang mengendap di saluran air harus dikeruk. ‘Kalau sudah memelihara sistem saluran air, maka tidak lagi dibutuhkan pembebasan tanah,’ ucapnya. Insiyur Belanda ini mengakui, proses pengerukan sedimentasi saluran air besar khususnya tidak mudah dilakukan. Pasalnya, saluran air tersebut melintang di berbagai tempat dan wilayah daerah lainnya. Karenanya, kata dia, perlu campur tangan pemerintah pusat.
Guna meningkatkan partisipasi masyarakat, Aart R Van Nes mengaku telah memiliki proyek percontohan di Kelurahan Petogogan Selatan, jakarta Pusta dan di Tomang, Jakarta Barat. Di lokasi tersebut, masyarakat diajak berpartisipasi mengantsipasi bahaya banjir. Dengan demikian masyarakat mulai terlatih bila banjir tiba. ‘Masyarakat berpartisipasi dan selaras dengan lingkungan. Misalnya ketika air yang datang tinggi, telah terbiasa mematikan listrik dan membantu anak kecil terlebih dahulu,’ ucapnya.

Informasi ini dikutip dari teman berdasarkan forward e-mail yang dikirim ke kami.
Direvisi ulang oleh : Andre [ Administrator 1 Pemuda/I GKPI Mandala Medan ]






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer