Blog Forum Pemuda/I GKPI Mandala Medan

April 28, 2008

Melangkah Sukses Dengan Keterampilan Anda

Filed under: Artikel

1. Miliki Keterampilan Yang Dibutuhkan.

DA Benton dalam penelitiannya untuk menulis buku How to Think Like a CEO mengutip ucapan Linn Leeburg, Executive Vice President dan COO dari West Gas yang mengatakan bahwa yang dipromosikan ke posisi puncak adalah seseorang yang memiliki keterampilan unggul dalam melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. Ia melakukan pekerjaan tersebut dalam konteks yang lebih luas karena pengetahuan dan keterampilannya yang dalam, sehingga tampil unggul dibandingkan rekan-rekan sekerjanya.

Bill Gates memiliki keterampilan teknis di bidang IT (Information of Technology), yang merupakan bisnis inti yang ditekuninya hingga dia menjadi orang yang terkenal dengan produk yang diciptakannya dan ia juga menjadi salah seorang milyuner dunia yang memiliki penghasilan luar biasa dalam hidupnya.

Walter Elias Disney, raja dunia hiburan yang memiliki keahlian menggambar dan menjadikan keterampilan tersebut menjadi yang sangat diandalkan dalam dunia pembuatan film animasi hingga sekarang ini.

Ray Kroc, pencetus ide restauran cepat saji McDonald, memiliki keterampilan teknis mengelola bisnis franchise di bidang makanan cepat saji dan usaha yang ditekuninya berhasil hingga McDonald bisa ada hampir disetiap negara di dunia hingga saat ini.

Jadi, jika anda ada di bisnis IT (Informasi of Technology), raih dan pupuklah keterampilan teknis di bidang ini. Jika Anda ada di bisnis Perbankan, raih dan pupuklah keterampilan di bidang perkreditan atau jasa perbankan. Dengan keterampilan di bisnis inti, akan lebih mudah bagi para pengambil keputusan yang sudah ada di atas untuk melirik anda dan menarik anda ke atas. Singkatnya, untuk melaju ke posisi puncak, gali dan pupuk keterampilan yang diperlukan di bisnis inti yang anda tekuni sekarang ini. Dalam menjalankan sebuah usaha, tidak ada seorang pun yang bisa berkarya sendirian. Setiap orang, setiap bagian memerlukan bantuan orang lain dan tentunya bagian lain untuk menuntaskan jalinan kegiatan bisnis yang diperlukan. Dengan demikian, keterampilan teknis saja tidaklah cukup. Anda juga dituntut untuk memiliki keterampilan organisatoris, yaitu sebuah keterampilan untuk bekerja sama dalam tim dan bekerja sama dengan berbagai bidang yang terkait serta keterampilan menyampaikan ide dan pendapat dengan cara yang meyakinkan. Selain itu, di dalam organisasi, anda juga dituntut untuk mampu mengambil keputusan dan tindakan yang memberikan solusi dan nilai tambah bagi organisasi tempat dimana anda bekerja saat ini. Semua orang bisa belajar untuk menguasai keterampilan teknis. Semua orang juga bisa belajar untuk memiliki keterampilan organisatoris. Tetapi hanya sedikit orang yang mau menginvestasikan waktu, tenaga dan pikiran untuk memupuk keterampilan konseptual, yaitu keterampilan untuk membangun visi, membuat rencana, mengembangkan inovasi baru dan memetakan sukses masa depan, baik bagi diri sendiri maupun bagi rekan sekerja dan perusahaan tempatnya berkarya. Keterampilan ini perlu digali dan dipupuk oleh orang-orang yang ingin tampil sebagai pemenang dan menjadi yang terkemuka di bidangnya.

2. Pupuk Sikap Yang Mendukung.
Ada dua sikap yang merupakan modal bagi mereka yang ingin melaju ke posisi puncak sukses, yaitu : Sikap Positif dan Sikap Optimis.

- Sikap Positif.

Jika anda adalah seorang pimpinan perusahaan yang ingin mencari seseorang yang dapat anda andalkan untuk membantu anda menjalankan perusahaan, orang seperti apa yang akan anda pilih?
Apakah anda akan memilih orang yang cepat mengeluh, orang yang takut pada perubahan, orang yang hanya memandang sebuah masalah tanpa ada usaha untuk mencari jalan keluar?
Pasti sebaliknya, anda akan memilih orang yang memiliki energi positif, berpikir positif dan bersikap positif.
Menurut Susan Yager, Presiden Domestication (seperti juga yang dikutip oleh DA Benton), ia sangat sulit untuk mentoleransi karyawan yang memiliki energi yang negatif, dan jika ada karyawan yang demikian akan dipersilahkan untuk mencari pekerjaan di tempat lain. Sedangkan William Wallace, CEO dari Phoenix Home Life juga sependapat dengan Susan Yager. William Wallace tidak suka pada karyawan yang bersikap negatif dalam bekerja sama dengan rekan sekerjanya.

- Sikap Optimis.
Selain sikap positif yang dicari dari seseorang yang dianggap pantas untuk menempati posisi puncak adalah orang yang memiliki sikap optimis.
Bagaimana jadinya jika pimpinan perusahaan tidak merasa yakin bahwa ia bisa membawa perusahaan dan orang-orang yang dipimpinnya untuk sukses dalam persaingan bisnis, maka tentunya para karyawan akan lari ke perusahaan lain. Bagaimana pendapat John Krebbs, Presiden Direktur (The Parker Company). Krebbs mengatakan (seperti yang dikutip oleh DA Benton) bahwa pimpinan yang ia pilih adalah orang yang optimis dan memiliki semangat hidup, orang yang ketika bangun pagi sudah memiliki optimisme bahwa hari ini ia akan meraih sukses, menemukan solusi dan orang yang tidak banyak mengeluh pada masalah yang sedang dihadapinya.

3. Terapkan Strategis Dalam Diri.

Keterampilan dan sikap yang tepat memang diperlukan. Tetapi kedua hal ini belumlah cukup untuk membawa seseorang untuk melaju ke posisi puncak. Ada beberapa strategi yang perlu diterapkan untuk mempercepat laju karier seseorang.

Kegiatan Inti. Yang melaju ke posisi puncak umumnya adalah mereka yang menekuni bisnis inti di perusahaan tempat mereka bekerja. Di bisnis inti ini mereka menjadi lebih mudah terlihat ketika mereka menunjukkan prestasi, sehingga memberikan kesempatan yang lebih besar untuk terpilih menduduki posisi yang lebih tinggi. Misalnya, jika berada di bisnis IT (Information of Technology), maka orang yang mungkin menduduki posisi puncak adalah mereka yang memiliki pengetahuan yang dalam dan mengetahui seluk-beluk dunia IT (Information of Technology). Selain bisnis inti, orang yang memiliki peluang untuk menduduki posisi puncak adalah mereka yang berhasil menangani proyek inti yang sedang ditekuni perusahaan. Misalnya, masih di bisnis IT (Information of Technology), jika pada suatu saat perusahaan tersebut sedang mengembangkan proyek baru yang merupakan proyek pengembangan baru di dunia IT contoh (proyek pengembangan e-learning), maka mereka yang akan memiliki peluang besar untuk diberi tanggungjawab memimpin perusahaan tersebut adalah orang yang berhasil membuktikan bahwa ia mampu mensukseskan proyek besar di perusahaan tersebut. Bidang inti lain yang ditekuni orang yang mungkin mencapai posisi puncak adalah bidang yang langsung bisa menambah nilai bagi perusahaan, misalnya, pemasaran. Jadi, jika anda ingin meraih tangga teratas di bisnis yang anda tekuni sekarang, maka pilihlah kegiatan inti yang sesuai dengan karakter dan minat anda saat ini dan berkaryalah se-maksimal mungkin di bidang ini sehingga anda bisa tampil beda dan mudah terlihat agar dapat segera masuk ke lingkaran inti pada perusahaan tempat anda bekerja sekarang ini.

Lingkungan Inti. "Burung-burung yang sejenis akan terbang bersama-sama" begitulah kata sebuah pepatah. Jadi, jika ingin menduduki posisi puncak, seseorang harus memiliki kecocokan dengan lingkungan inti di tempat ia berkarya. Kecocokan ini diperlukan agar orang tersebut bisa bekerja sama dengan baik, saling membantu dan bisa lebih mudah diterima oleh lingkungan inti yang akan dimasukinya. Jika orang-orang di lingkungan inti juga sudah merasa cocok dengan orang baru tersebut, akan lebih mudah bagi lingkungan inti untuk menarik orang baru tersebut menjadi bagian dari lingkungan inti yang berada di lapisan atas. Jika para pimpinan puncak adalah orang-orang dari latar belakang ekonomi, dan ternyata anda bukan dari latar belakang yang sama, cobalah pelajari cara berpikir orang-orang yang berasal dari latar belakang ekonomi. Jika lingkungan inti umumnya berasal dari latar belakang budaya tertentu dan anda bukan berasal dari latar belakang budaya yang sama, hal serupa bisa anda lakukan, yaitu: mempelajari karakter, sikap dan cara berpikir orang-orang yang berasal dari latar belakang budaya tersebut. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi anda untuk memahami dan bekerja sama dengan mereka.

4. Raih Prestasi Anda.

Orang-orang yang dipromosikan umumnya adalah orang-orang yang berprestasi di bidang yang ditekuninya tersebut. Prestasi bisa terlihat dari hasil dan nilai tambah yang dipersembahkan orang tersebut bagi tim dan perusahaan.

Orientasi Hasil. Hasil bisa berbicara untuk anda. Jika anda menyelesaikan dengan baik semua yang menjadi tanggungjawab anda, maka orang disekitar dan mereka yang berada di atas anda akan melihat prestasi ini. Jika nantinya ada lowongan posisi di tempat yang lebih tinggi, maka andalah yang memiliki kemungkinan besar untuk menempatinya karena anda dianggap selalu mampu melakukan pekerjaan dan menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik. Jika hasil kerja anda sulit terlihat, mengapa tidak memperlihatkannya ataupun membuat atasan melihat hasil yang anda kerjakan tanpa nada sombong. Misalnya anda sudah menyelesaikan rencana anggaran tahun ini lebih cepat dari rencana anggaran yang ditargetkan, anda bisa mengatakan hasil berdasarkan fakta: ”Bu, rencana anggaran yang ibu minta untuk minggu depan sudah saya selesaikan. Apakah ibu mau me-review-nya sekarang?”.

Melakukan sesuatu yang lebih positif. Warna merah muda jika ditempatkan di bidang yang berwarna yang kurang lebih sama, maka tidak akan terlihat menonjol. Tetapi jika di bidang merah muda tersebut ada satu benda yang berwarna merah tua atau berwarna hijau, maka benda tersebut pasti akan terlihat berbeda. Jika anda berhasil menyelesaikan tugas sesuai dengan yang diminta dan orang-orang lain juga melakukan hal yang sama, maka anda tidak akan terlihat menonjol. Tapi, jika anda menyelesaikan pekerjaan anda sesuai dengan yang diminta ditambah dengan hal-hal positif lain yang bisa menambah nilai walaupun tidak diminta, maka hal inilah yang akan membuat anda tampil beda secara positif. Orang-orang yang ingin tampil beda secara positif seperti inilah yang dicari dan dibutuhkan untuk menduduki posisi puncak, karena mereka memiliki kualitas yang lebih dibandingkan karyawan lain pada umumnya. Jadi, jika orang lain bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan dalam batas anggaran yang telah ditentukan, anda bisa mencoba untuk menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab anda dengan waktu yang lebih cepat, kualitas yang lebih baik dan dengan biaya operasional yang lebih rendah dari apa yang dianggarkan.

Ingin melaju ke posisi yang lebih tinggi atau bahkan menempati posisi puncak di perusahaan tempat anda sekarang berkarya? Cobalah mengambil langkah-langkah di atas. Memang tidak mudah dan perlu investasi waktu, tenaga dan pikiran. Tapi mengapa tidak anda coba dari sekarang dan lakukan penyesuaian yang diperlukan. Lebih baik bagi kita untuk mencobanya sekarang dari pada tidak sama sekali. Sukses untuk anda sekalian.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://ppgkpimandala.blogsome.com/2008/04/28/melangkah-sukses-dengan-keterampilan-anda/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer